Terbit suatu perasaan
Melihat pepohon ditimpa hujan
Liuk lentok seakan bersorak
Rela diri dibasahi
Merayakan rahmat Ilahi
Itu nyawa baginya
Aku harap aku juga sepertinya
Ada hujan kedamaian
Menyubur benua yang gersang
Melerai minda yang kian runsing
Penawar untuk yang gering
Itu nyawa bagiku.