Saturday, November 13, 2010

Ceritaku.


Rintik hujan pagi
Penuh nikmat
Titis embun suci
Penuh berkat
Menemani saat sunyi
Hari keramat

Pena yang menari
Di lembaran murni
Mencoret kata
Jemari ligat beraksi
Di papan kekunci
Meluah rasa

Hanya di sini tempatku
Meluah seribu kata
Gemalai gelodak jiwa
Menelan pahit berduri rawa
Dan kadang cerita gembira
Tersenyum melihat luhurnya dunia

Teruslah aku menulis bercerita
Cerita untuk mereka yang setia
Dan saat aku menyisir tirai derita
Aku harap kau di luar jendela
Menanti aku di sana
Bagai bunga mekar kembangnya.