Friday, November 19, 2010

Penyulam Perasaan.


Kutatap semua lukisan
Kuperhalusi tiap anyaman
Kucoretkan satu nukilan
Kunyanyikan dengan perasaan
Semuanya tenang dan mendamaikan

Setiap saat denganmu itu indah
Setiap kata dari bibirmu buatku rebah
Setiap denyut jantungku bersulam namamu
Setiap jelinganmu nyataku kaku

Kita nantikan saja takdirNya
Setelah sepuasnya mencuba
Sabarku menanti penghujung cerita
Bersatu atau tidak harusku terima

Kurebahkan kepalaku dipangkuanmu
Terasa akan perasaan yang kuat menyatu
Walau tidak diucap kita tetap tahu
Saling menerima kasih yang bertamu

Kau lakarkan sekuntum senyuman
Lantas mengeratkan satu hubungan
Mencipta satu keindahan
Menyulam satu perasaan

Dan kuharapkan

Kau menjadi seindah lukisan
Sehalus anyaman
Semurni nukilan
Semerdu nyanyian
Sentiasa tenang dan mendamaikan.

Engkau si penyulam perasaan.