Saturday, December 11, 2010

Memberi Dan Menerima.

Resah kau jelas tergambar
Dari sudut pandang anak mata
Biar kadang terleka dari memerhati
Aku kenal kau dari hati
Aku tahu pandangan kosongmu
Aku kenal senyum ciptaanmu

Sudahlah bermuram durja teman
Cukuplah bermasam muka kawan
Biar hilang ditiup angin
Bagai terbangnya pasir di sahara
Tabahlah dalam segalanya
Bagai batu di aliran lata

Aku pernah melaluinya
Dan kita laluinya bersama
Aku juga pernah merasa hambarnya
Kosong tanpa rasa
Dan tiba waktu untukmu
Merasai kadar yang lebih dari itu

Aku hanya cuba mengingatkan
Semuanya bisa terjadi tanpa peringatan
Aku hanya mampu berkata saat berjaga
Juga sementara hayat masih ada
Bila kau sering kali MEMBERI
Seharusnya kau juga tabah MENERIMA.