Thursday, December 30, 2010

Nasihat Dan Amanat.

Matamu kian kabur
Membatas pandangan
Tapi tidak mengapa katamu
Puas sudah melihat dunia
Tak lama lagi kan ku pejam mata

Kulitmu berkedut seribu
Dek kerana dimamah waktu
Tidak kau peduli di bakar mentari
Katamu ini hanya duniawi
Di sana belum pasti

Termenungmu dalam merenung
Berfikirmu di luar terowong
Kata-katamu separa hikayat
Perilakumu penuh berkat
Senyummu manis
Walau hatimu disiat

Lalu kau ucap-kan kata hikmat
Dengarlah kataku penuh taat
Bangunkan bangsamu sebelum terlewat
Tunjukkan jalan pada yang tersesat
Pimpinlah tangan genggaman erat
Jangan ada yang terjatuh dan melarat

Sepotong katamu
Kujadikan amanat
Semoga selamat
Dunia akhirat

Nasihatmu peguat semangat.